Home Hobi dan Gaya Hidup 4 Kelompok Manusia Menurut Teori Robert Kiyosaki Cashflow Quadrant

4 Kelompok Manusia Menurut Teori Robert Kiyosaki Cashflow Quadrant

137
Teori Cashflow Quadrant Robert T Kiyosaki
Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki photo by Nuamfolio on Unsplash

Robert Kiyosaki tidak pernah absen dari keseharian seseorang yang memiliki cita-cita mencapai fase kebebasan finansial. Untuk memudahkanmu mewujudkan impianmu hidup mapan dan sejahtera, hari ini kita akan membahas teori Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki.

Tapi Sebelumnya, kita akan berkenalan dulu dengan Robert Kiyosaki si pencetus teori Cashflow Quadrant.

Robert Kiyosaki adalah seorang entrepreneur, educator, motivator, sekaligus investor. Ia telah menerbitkan banyak buku yang bergenre self improvement. Salah satu bukunya yang terkenal yaitu Rich Dad Poor Dad, Rich Dad’s Cashflow Quadrant, dan Rich Dad’s Guide to Investing, sampai saat ini buku tersebut masih terus dicetak untuk memenuhi permintaan pasar.

Kelahiran 8 Apri 1947, Kiyosaki dilahirkan dan dibesarkan di Hawai. Ayahnya, Ralph H. Kiyosaki merupakan veteran perang yang sempat bertugas sebagai pilot helikopter tempur selama perang Vietnam.

Nah, pada teori Cashflow Quadrant, Robert Kiyosaki memaparkan bahwa tiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk mengubah jalan hidupnya, mewujudkan impiannya, mengatur keuangannya di masa depan, dan menjadi kaya raya.

Penasaran kan? Simak tulisan ini selengkapnya ya!

Apa itu Cashflow Quadrant?

Seperti yang telah kita singgung di atas, teori ini dicetuskan oleh Robert Kiyosaki yang percaya bahwa tiap manusia di dunia memiliki kesempatan yang sama untuk mengubah hidup dan menjadi orang kaya. Tentu saja kepercayaan ini memiliki dasar, di antaranya yaitu tahapan yang perlu tiap orang pahami di mana fase ia berada.

Cashflow Quadrant terdiri dari 4 tipe manusia dalam memperoleh penghasilan. Mulai dari seorang karyawan, pelaku usaha mandiri, founder suatu perusahaan, hingga seorang konglomerat. Hal ini digambarkan dalam benuk kuadran, di mana 2 kuadran berada pada sisi kiri dan 2 lainnya berada di sisi kanan.

Nah, pasti makin penasaran kan apa saja keempat tipe manusia menurut teori Cashflow Quadrant Robert T Kiyosaki? Simak Pembahasannya berikut ini ya!

4 Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki

Kuadran E – Employee

Kuadran E adalah kuadran pertama yang berada paling kiri dalam diagram Cashflow Quadrant. Dalam Cashflow Quadrant, kuadran kiri diasosiasikan sebagai ‘mesin pencetak uang’ bagi golongan kuadran yang berada di sebelah kanan.

Huruf ‘E’ melambangkan kata Employee dalam bahasa Inggris yang berarti karyawan atau pegawai. Mereka merupakan orang-orang yang bertumpu pada pendapatan tetap hasil kerjanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hanya saja orang yang termasuk dalam kuadran E harus mengerahkan seluruh tenaga, waktu dan pikirannya untuk bekerja demi uang. Jika mereka tidak bekerja, itu artinya tidak ada uang yang akan mereka dapatkan.

Orang-orang di kuadran E cenderung merasa nyaman dengan posisinya dan tidak berani memikul risiko yang lebih besar.

Dengan menjadi pegawai di sebuah perusahaan besar bertaraf multinasional atau global tentunya kamu akan mendapatkan gaji yang cukup, kenaikan gaji tahunan, tunjangan berupa asuransi, dan bonus tahunan.

Jenjang karir seorang pekerja di perusahaan tersebut juga jelas dan gajinya mampu memenuhi kebutuhan hidup pekerjanya. Contoh orang-orang yang berada dalam kuadran E yaitu: Karyawan, pegawai, buruh.

Kuadran S – Self-employed Business

Kuadran kedua yang berada di sebelah kiri berikutnya yaitu kuadran S. ‘S’ merupakan singkatan dari Self-employed Business yaitu orang-orang yang berada satu tingkatan di atas orang-orang yang termasuk dalam kuadran E.

Mereka yang termasuk dalam kuadran S lebih berani mengambil risiko dengan memiliki atau menjalankan usahanya secara mandiri, tetapi bisnis tersebut tidak dapat dilepas dan bekerja dengan sendirinya. Melainkan butuh turun tangan langsung dari pemiliknya.

Bayangkan saja, bila bisnismu memiliki karyawan, karyawan tersebut hanya bekerja selama 8 jam per hari. Namun, si pemilik bisnis harus siap kapan saja untuk memikirkan strategi selanjutnya demi perkembangan bisnisnya.

Seorang self-employed tidak boleh bermalas-malasan, harus memiliki kemampuan perencanaan keuangan yang baik dan seorang yang visioner.

Berada pada fase ini merupakan langkah terbaik bagi kamu yang memiliki impian untuk mencapai fase kebebasan finansial seperti yang terjadi pada kelompok di kuadran kanan.

Contoh orang-orang yang termasuk dalam kuadran S yaitu pelaku UMKM, pengacara, pekerja lepas industri kreatif, dokter, dan lain-lain.

Kuadran B – Big Business

Semua orang yang tergolong dalam self-employed dapat mencapai fase ini apabila ia giat, bersungguh-sungguh dan bekerja keras untuk mengembangkan bisnisnya ke tahap yang lebih tinggi lagi.

Posisi kuadran B yaitu berada di sebelah kanan, bersebrangan dengan kuadran E dan S.

Mereka yang termasuk dalam kuadran B yaitu pemilik perusahaan dengan jumlah karyawan lebih dari 500 orang. Kuadran B mampu mengumpulkan orang-orang dalam kuadran E menjadi satu kesatuan yang solid dalam sebuah tim guna mencapai kesuksesan besar.

Individu kuadran B seperti tinggal mengeruk keuntungan, entah ia turun tangan untuk bisnisnya atau tidak, akan tetap menghasilkan uang. Hal ini karena sistem yang ia rancang bagi perusahaannya dapat bekerja sendiri seiring semakin berkualitasnya karyawannya.

Hal ini karena individu B memiliki kemampuan untuk mengelola Sumber Daya Manusia-nya (SDM) juga. Tentu untuk mencapai fase ini sangat sulit, tapi kalau kamu memiliki kemauan untuk terus belajar, mudah beradaptasi dan kemampuan untuk melihat peluang, tentunya bukan kemustahilan.

Contoh orang-orang yang termasuk dalam kuadran B yaitu CEO Gojek, Jack Ma (Alibaba), CEO Tokopedia (William Tanuwijaya).

Kuadran I – Investor

Nah, inilah puncak dari Cashflow Quadrant. Kuadran I merupakan singkatan dari Investor, letaknya berada di sebelah kanan serupa dengan kuadran B.

Mereka yang termasuk dalam kuadran I lebih kaya daripada orang-orang dalam kuadran B. Mereka diyakini menguasai 44% dari total kekayaan penduduk dunia.

Jumlahnya pun tidak banyak, menurut Credit Suisse Global Wealth Report pada tahun 2019, hanya 1% dari penduduk dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 1 juta dolar AS.

Mereka biasa dikenal dengan sebutan The Richest 1% yang memiliki banyak bisnis pada skala kuadran B. Pada fase ini kuadran I tidak perlu lagi bekerja untuk mendapatkan uang, karena uang telah bekerja dengan sendirinya.

Tentunya sangat berbeda jauh bila dibandingkan dengan kuadran E dan S kan? Kuadran E dan S masih harus bekerja untuk mendapatkan uang, sedangkan kuadran I seakan-akan tidur pun tetap dapat uang.

Tapi tentu saja mereka yang berada pada fase kuadran I pernah merasakan kegagalan, dan fase ini tidak mungkin didapatkan secara instan.

Mereka memiliki ciri utama seperti kebebasan finansial, kebebasan waktu, banyaknya ilmu dan pengalaman. Contoh orang-orang yang berada dalam kuadran I yaitu Jeff Bezos, Warren Buffet, Larry Page, dan konglomerat lainnya.

Pentingnya Mengetahui Fase Cashflow Quadrant Pribadi

Bagaimana? Setelah menyimak penjabaran di atas apakah kamu sudah mengetahui dan memahami di mana posisimu berada? Kuadran E, S, B atau I?

Memahami Cashflow Quadrant sangat penting bagi kamu yang ingin mencapai fase kebebasan finansial, kuadran ini diperlukan agar kita mampu mengenali fase penghasilan dalam hidup kita. Tentu bukan sebagai alasan untuk minder, karena semua fase memiliki keunggulan dan risikonya masing-masing.

Dari sini kita dapat belajar apa saja yang perlu dipersiapkan, dan dengan cara apa kita mewujudkannya. Niat, usaha, dan doa dapat menjadi jalan terbaik untuk mewujudkannya. Itulah teori Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki.

Sebagai penyelenggara investasi berbasis securities crowdfunding, JOINAN berkomitmen untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional pasca Covid-19, berkontribusi mewujudkan iklim ekonomi Indonesia yang lebih baik, menjadi alternatif pembiayaan untuk mendukung startup & UMKM naik kelas, serta solusi pintar untuk berinvestasi.

Mulai investasi atau ekspansi bisnismu bersama kami!


JOINAN merupakan platform investasi berbasis securities crowdfunding. Melalui JOINAN kamu dapat berinvestasi pada beragam bisnis profitable, hingga mendapatkan alternatif pembiayaan untuk mengembangkan bisnismu.

Melalui mekanisme penerbitan efek yang akan JOINAN tawarkan kepada seluruh investor tanah air melalui website dan aplikasi yang dimiliki JOINAN.

Dengan satu platform kamu dapat menjadi investor maupun penerbit atau partner JOINAN! Klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

baca juga: INGIN CEPAT DAPAT KERJA? kuasai skill ini!

Penulis: Mira Ayu Dwi Cahyani