Apa itu Obligasi Konversi? Berikut Penjelasan Lengkapnya

189
Apa itu obligasi konversi
Simak Penjelasan Lengkap Obligasi Konversi.*/Photo by Austin Distel on Unsplash

Instrumen investasi sangatlah beragam, tiap instrumen memiliki jenisnya lagi. Contohnya obligasi yang memiliki beragam jenis salah satunya yaitu Obligasi Konversi. Hmmm apa itu Obligasi Konversi? Yuk simak pembahasan berikut ini.


Apa itu Obligasi?

Pada dasarnya, obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah yang ditawarkan kepada investor. Surat utang tersebut memiliki nilai nominal dan tanggal jatuh tempo.

Bagi perusahaan, penerbitan obligasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan modal guna melakukan ekspansi bisnis atau mendanai sebuah proyek.

Begitu pula dalam skala pemerintah, obligasi digunakan untuk menggali potensu pembiayaan APBN yang lebih besar dari investor pasar modal.

Lalu, apa yang membedakan obligasi dengan obligasi konversi?

Apa itu Obligasi Konversi

Pengertian obligasi konversi
People photo created by pressfoto – www.freepik.com

Apa itu Obligasi Konversi ? Obligasi Konversi dikenal juga dengan istilah Convertible Bond, yaitu suatu jenis obligasi yang dapat dikonversikan menjadi saham dari perusahaan yang menerbitkan obligasi tersebut.

Biasanya Obligasi Konversi memiliki tingkat suku bunga kupon yang rendah, karena investor (pemegang obligasi) dianggap menerima kompensasi yaitu kesempatan menukarkan efek tersebut menjadi saham biasa dengan harga yang lebih rendah dibanding harga saham yang sama di pasaran.

Keuntungan Investasi Obligasi Konversi

1. Obligasi Konversi dari Sisi Penerbit

Bagi penerbit, obligasi konversi menjadi salah satu solusi terbaik mengingat pembayaran bunga di tahap awal proyek lebih rendah.

Selain itu berkurangnya kewajiban membayar utang karena investor diperbolehkan menukarkan efeknya ke dalam bentuk saham.

2. Obligasi Konversi dari Sisi Investor (Pemodal)

Saat dikonversikan menjadi saham, kamu pun mendapat tawaran harga saham yang lebih rendah dibanding yang ada di pasaran.

Cocok untuk pemula yang ingin investasi saham tetapi dengan cara yang lebih aman.

Jenis-Jenis Obligasi Konversi

1. Obligasi Tukar – Exchangeable Convertible

Obligasi Tukar atau yang biasa dikenal dengan Exchangeable Convertible adalah obligasi dimana asset dasar obligasi tersebut berasal dari perusahaan yang berbeda dari penerbit obligasi.

2. Obligasi Konversi Saham Preferen – Convertible Preffered Stock

Obligasi Konversi Saham Preferen hampir serupa dengan obligasi lainnya, hanya saja tingkat senioritasnya dalam struktur permodalan lebih rendah.

3. Obligasi Wajib Konversi – Mandatory Convertible

Yaitu merupakan sebuah obligasi yang mewajibkan investornya mengkonversikan ke bentuk saham pada saat jatuh tempo. Terdapat dua harga konversi yaitu harga setara nilai saham dan harga di atas nilai par.

Mandatory Convertible memiliki tanggal jatuh tempo yang pendek dan imbal hasil yang tinggi. Cocok untuk investasi jangka pendek.

4. Obligasi Konversi Bersyarat – Contingent Convertible

Obligasi ini memiliki syarat bagi investor yang ingin mengkonversikannya ke dalam bentuk saham. Yaitu bila harga saham yang berlaku di pasar modal mencapai presentase tertentu.

Sehingga harga sajam di atas harga konversi telah dintentukan.

5. Vanilla Convertible Bonds

Yaitu obligasi yang memberikan hak investor obligasi untuk mengkonversikannya ke sejumlah saham dengan harga dan nilai konversi yang telah ditentukan pada tanggal jatuh tempo.

Jadi, selama masa berlakuya obligasi si investor mendapatkan kupon bunga dan pada tanggal jatuh tempo mendapatkan hak atas nominal obligasi atau dikonversikan dalam bentuk saham.

6. Reverse Convertible

Berbeda dengan Vanilla Convertible yang memberikan hak konversi kepada pemodal, Reverse Convertible memberikan hak konversi kepada penerbit obligasi.

Opsi tersebut yaitu membeli kembali obligasi secara tunai atau dikonversikan dalam bentuk ekuitas dengan harga dan kurs konversi yang telah ditentukan pada saat jatuh tempo.

Risiko Investasi Obligasi Konversi

  • Risiko kupon (bunga) lebih rendah dibanding jenis obligasi lainnya.
  • Saat dikonversikan dalam bentuk saham, belum tentu harga saham naik sehingga memberikan keuntungan bagi investor.
  • Penerbit memiliki risiko gagal bayar kupon obligasi, sehingga investor dibayar dalam bentuk saham.

Nah, sekarang kamu sudah mengerti kan apa itu Obligasi Konversi? Apakah kamu tertarik untuk mulai investasi Obligasi Konversi?

Saat ini kamu dapat investasi Obligasi melalui platform investasi berbasis securities crowdfunding lho!


daftar jadi investor di joinan

JOINAN merupakan platform investasi berbasis securities crowdfunding. Melalui JOINAN kamu dapat berinvestasi pada beragam bisnis profitable, hingga mendapatkan alternatif pembiayaan untuk mengembangkan bisnismu.

Melalui mekanisme penerbitan efek yang akan JOINAN tawarkan kepada seluruh investor tanah air melalui website dan aplikasi yang dimiliki JOINAN.

Dengan satu platform kamu dapat menjadi investor maupun penerbit atau partner JOINAN! Klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

baca juga: cara dan tips investasi jangka panjang bagi milenial 2021

Penulis: Mira Ayu Dwi Cahyani