Peresmian Securities Crowdfunding, Solusi Bagi UMKM dan Investor Pemula

150
Peresmian Securities Crowdfunding oleh Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Resmikan Securities Crowdfunding pada Senin 4/1/2021.*/Instagram.com/@airlanggahartarto_official

Peresmian Securities Crowdfunding telah dilaksanakan pada hari Senin (4/1/2021). Melalui platform ini, UMKM siap melantai di pasar modal dan mendapatkan alternatif pendanaa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mewakili Presiden RI Joko Widodo, meresmikan Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding) saat Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021.

Securities Crowdfunding Solusi Bagi UMKM

Peresmian securities crowdfunding merupakan langkah jitu pemerintah guna mendukung UMKM si penyumbang terbesar PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia.

Melihat jumlah UMKM yang potensial yaitu sekitar 64 juta atau sekitar 99,99% dari total jumlah bisnis, sayangnya tidak disertai dengan kecukupan pendanaan untuk membantu UMKM naik kelas.

Selain itu, masih banyak UMKM yang tidak bankable atau tidak memenuhi syarat pendanaan oleh bank. Padahal dana atau modal merupakan aspek penting bagi pelaku UMKM.

Securities Crowdfunding (SCF) hadir untuk menyelesaikan permasalahan modal UMKM dengan beragam jenis badan usaha dan pilihan efek yang tersedia.

ā€œUntuk mendukung pemberdayaan UKM, kemudahan yang dipersiapkan antara lain pembentukan PT yang tidak dibatasi (modal) Rp 50 juta dan bisa membentuk PT sendirian dan sifatnya pendaftaran. UKM cukup mendaftar, dengan demikian sektor informal bisa bertransformasi menjadi sektor formal di pasar modal,ā€ Ujar Menteri Airlangga Hartarto, dikutip dari portal berita Kompas.

Jika Equity Crowdfunding (ECF) hanya menyediakan investasi saham yang diperuntukan UMKM berbentuk PT atau koperasi. SCF menyediakan jenis investasi yang lebih beragam berupa saham, obligasi dan sukuk.

Selain itu badan usaha UMKM yang dapat bekerja sama pun lebih beragam. Seperti PT, koperasi, CV, NV, Firma, dan sebagainya.

Luasnya cakupan ini diharapkan dapat membantu lebih banyak UMKM dan menarik lebih banyak investor.

Bila sebelumnya Equity Crowdfunding diatur OJK dalam POJK 37/POJK.04/2018 kini diubah menjadi POJK No 57/POJK.04/2020 tentang Securities Crowdfunding. Perubahan ini dilakukan karena pertumbuhan ECF yang tidak signifikan.

Securities Crowdfunding Bidik Investor Pemula

Selain UMKM, kehadiran Securities Crowdfunding juga diharapkan dapat menarik lebih banyak investor muda.

Jenis investasi yang beragam diharapkan dapat menjadi daya tarik investor dan alternatif pemilihan investasi.

Hal ini dikarenakan generasi muda saat ini sudah banyak yang paham pentingnya investasi. Berdasarkan data BEI (Bursa Efek Indonesia), saat ini 60%-70% investor merupakan generasi milenial yang berusia 21-40 tahun.

Pertumbuhan jumlah investor di kalangan milenial pun semakin cepat. Mudahnya akses dan minimum investasi yang diperkecil merupakan hal yang menarik minat investasi generasi milenial.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso pun menyatakan bahwa SCF dibuat untuk menarik investor dan entrepreneur muda.

ā€œHari ini spesial kita meluncurkan securities crowdfunding. Anak-anak muda yang mendapatkan SPK dari pemerintah atau proyek-proyek dari pemerintah yang notabene adalah secure, silakan untuk rising fund melalui pasar modal dengan cara yang sangat mudah dan jumlahnya tidak perlu besarā€ ujar Wimboh dalam seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual dikutip dari portal berita Investasi Kontan.

OJK mengaku siap untuk melakukan edukasi mengenai Securities Crowdfunding ke masyarakat berbagai daerah bersama SRO (Self Regulatory Organization) selaku Pengawas Pasar Modal, khususnya edukasi ke kaum milenial.

Keunggulan lain dari SCF adalah aksesnya yang mudah yaitu melalui website dan aplikasi yang dapat diunduh di smartphone, sehingga seluruh proses dapat dilaksanakan secara online.

Selain itu, minimal transaksinya pun cukup kecil sehingga sangat cocok untuk anak muda atau investor pemula.

Peresmian Securities Crowdfunding akan menjawab dua permasalahan sekaligus, yaitu sulitnya mencari pendanaan bagi UMKM dan kemampuan investor lokal untuk berinvestasi secara ritel

FAQ

Apa itu Securities Crowdfunding?

Securities Crowdfunding merupakan layanan urun dana melalui penawaran efek berbasis teknologi informasi. Melalui layanan ini, badan usaha yang berbentuk PT, Koperasi, CV, NV, Firma dan sebagainya dapat menerbitkan efek seperti saham, obligasi atau sukuk di pasar modal, guna melakukan ekspansi bisnis.

Apa itu Equity Crowdfunding?

Equity Crowdfunding merupakan layanan urun dana melalui penawaran saham berbasis teknologi informasi. Melalui layanan ini, badan usaha yang berbentuk PT dan Koperasi dapat menerbitkan saham guna memenuhi kebutuhan modalnya untuk melakukan ekspansi bisnis.

Apa Perbedaan Securities Crowdfunding dengan Equity Crowdfunding?

Layanan securities crowdfunding dapat digunakan oleh beragam bentuk badan usaha mulai dari PT, Koperasi, CV, NV, Firma, dan sebagainya untuk menerbitkan serta melakukan penawaran beragam jenis efek seperti saham, obligasi dan sukuk. Sedangkan Equity Crowdfunding hanya dikhususkan untuk badan usaha berbentuk PT dan Koperasi, serta hanya bisa melakukan penerbitan dan penawaran saham.

Sebagai penyelenggara investasi berbasis securities crowdfunding, JOINAN berkomitmen untuk mendukung iklim ekonomi Indonesia yang baik, menjadi alternatif pembiayaan untuk mendukung UMKM naik kelas, dan solusi pintar untuk berinvestasi.

Mulai investasi atau ekspansi bisnismu bersama kami!


JOINAN merupakan platform investasi berbasis securities crowdfunding. Melalui JOINAN kamu dapat berinvestasi pada beragam bisnis profitable, hingga mendapatkan alternatif pembiayaan untuk mengembangkan bisnismu.

Melalui mekanisme penerbitan efek yang akan JOINAN tawarkan kepada seluruh investor tanah air melalui website dan aplikasi yang dimiliki JOINAN.

Dengan satu platform kamu dapat menjadiĀ investorĀ maupun penerbit atau partner JOINAN! KlikĀ link iniĀ untuk informasi lebih lanjut.

baca juga: cara investasi saham di securities crowdfunding, mudah banget!

Penulis: Yassinta Kusuma Helim

Editor: Mira Ayu Dwi Cahyani